BOGOR, KOMPAS.com — Dengan semangat, Nuri berangkat ke sekolah untuk menjalani hari pertama ujian nasional (UN) 2013, Senin (22/4/2013). Siswa MTs Al Mizan sudah berkumpul bersama teman-temannya di sekolah yang berlokasi di Jalan Raya Cikaret, Cibinong, itu pada pukul 07.30 WIB.

Namun, mereka harus bersabar karena ternyata ujian ditunda hingga pukul 09.30 WIB. Nuri sempat bingung mengenai alasan penundaan, tetapi kemudian ia tahu bahwa naskah soal dan lembar jawaban terlambat sampai di sekolahnya.

Kejadian serupa juga dialami oleh Yogi. Dia baru tahu ada penundaan UN sampai jam yang sama setelah tiba di sekolahnya, MTs Nurul Ichsan, Cibinong. Yogi dan teman-temannya pun menunggu sekitar dua jam hingga ujian dimulai pada pukul 09.30 WIB.

"Kami tidak diberi tahu terlebih dahulu. Setelah sampai di sekolah, baru tahu ada penundaan sampai pukul 09.30 WIB," katanya usai mengikuti ujian.

"Sempat khawatir juga, sampai ada penundaan, mengganggu konsentrasi, saya kira hanya sekolah kami saja," tambahnya kemudian.

Dalam keadaan ini, Yogi juga bersyukur. Dia mengaku bisa menjawab soal ujian mata pelajaran Bahasa Indonesia dengan baik. Begitu pula dengan Nuri yang optimistis dengan hasil kerjanya pada UN hari ini.

Namun demikian, Nuri dan Yogi sama-sama berharap dua hari ke depan UN bisa berjalan sesuai jadwal.

"Semoga besok tidak ada penundaan lagi. Kalau guru bilang tidak ada," ungkap Nuri.

Menyamakan waktu ujian

Penundaan pelaksanaan UN tingkat SMP/MTs di Kabupaten Bogor dilakukan karena terjadi keterlambatan distribusi soal. Seperti yang diberitakan sebelumnya, sebanyak 144 sekolah masih kekurangan soal ujian Bahasa Indonesia. Naskah soal Bahasa Indonesia baru tiba di Kabupaten Bogor sekitar pukul 05.00 WIB.

"Untuk menyamakan waktu pelaksanaan karena adanya keterlambatan soal masuk, kami mengundur waktu pelaksanaan jadi jam 09.30 WIB," kata Ketua Panitia UN Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor, Gada Sembada.

Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Bogor ini juga menjamin bahwa dua hari penyelenggaraan UN ke depan tidak akan ditunda karena seluruh soal sudah terdistribusi sejak hari ini.

"Insya Allah besok tidak ada penundaan karena soal semuanya sudah diterima dan dikirimkan," katanya.

Ujian nasional SLTP di Kabupaten Bogor diikuti oleh 74.211 siswa yang terdiri dari 52.038 siswa SMP dan 22.173 siswa MTs.

sumber : http://edukasi.kompas.com/read/2013/04/22/17182362/.Semoga.Besok.Ujian.Tak.Ditunda.Lagi.
 


Comments




Leave a Reply